Kediri – Gelaran Mapan Color Run 2025 pada Minggu (14/9) di Kota Kediri menuai banyak keluhan dari peserta. Sejumlah masalah dikeluhkan, mulai dari keterlambatan start, antrean panjang pengambilan medali, distribusi air minum yang lambat, hingga kehabisan jersey.
Sejumlah komentar kritis membanjiri media sosial. Akun TikTok @virasavhira menuliskan, “Event e gak jelas blass, di info jumat malam di group jersey dari XL–XXXL kosong, sabtu datang jam 3 sore jersey L kosong gak ada info. Disuruh ambil di lobi pemkot pas hari H mulai jam 5, tiwas antri duwo jersey gak dapet. Waterstation pertama air minum habis, ambil medali antri crowded, gak dapat pisang sama air putih. Ya Allah EO-ne gak masuk blassss!!!”
Keluhan lain datang dari akun @Ngracunibigsizs yang menulis, “Sekelas Pemkot nih masa kurang prepare.”
Peserta asal Surabaya, Yahya (52), juga menyampaikan kekecewaannya lantaran tidak mendapatkan jersey dan hanya berjalan di tengah kerumunan. “Katanya habis jerseynya. Pembagian medali juga crowded,” ujarnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Zachrie Achmad saat dikonfirmasi Senin (15/9) mengakui adanya sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan. Ia menyebut semua masukan peserta akan dijadikan bahan evaluasi.
“Dalam sebuah kegiatan pasti ada masukan dan kritikan sebagai bahan perbaikan. Itu sudah saya sampaikan ke tim pelaksana untuk jadi acuan ke depan agar lebih baik lagi. Soal jersey yang tidak cocok sebenarnya bisa ditukar pada pagi hari sebelum pelaksanaan. Namun karena waktunya terbatas, sebagian peserta diminta mencatat alamat dan akan dikirim via pos,” jelasnya.
Zachrie menambahkan, pihaknya juga sudah meminta penyelenggara untuk menjaga komunikasi dengan peserta agar tidak ada kesan pembiaran. “Saya bilang ke pelaksana supaya berkomunikasi dengan peserta, sehingga semua kekurangan bisa terpenuhi dan terjalin komunikasi yang baik,” katanya.
Meski demikian, sejumlah peserta masih berharap agar persoalan teknis, termasuk refund tiket dan distribusi perlengkapan, segera ditindaklanjuti oleh panitia.kin/mg
There is no ads to display, Please add some









