Kediri – Rasa malu justru menjadi awal perjalanan Akila Callista menekuni dunia modeling. Siswi SMAN 1 Kota Kediri ini mulai belajar modeling sejak kelas 5 SD. Tak disangka, kegemarannya tersebut mengantarkan Akila meraih berbagai prestasi hingga menjadi Top Model Remaja Wanita Jawa Timur 2023 saat usianya baru 13 tahun.
Akila Callista lahir di Kediri pada 13 Oktober 2010. Ketertarikannya terhadap dunia modeling bermula ketika ia masih duduk di bangku sekolah dasar.
Saat itu, Akila mengaku merupakan anak yang cukup pemalu. Ia kemudian mengikuti sekolah modeling TESA Modeling bukan hanya untuk belajar catwalk, tetapi juga melatih keberanian tampil di depan banyak orang.
“Dulu aku pemalu banget. Ikut modeling itu supaya aku lebih berani, berani tampil di atas panggung,” ujar Akila, Sabtu (29/8).
Di TESA Modeling, Akila belajar berbagai teknik dasar modeling, mulai dari catwalk, pose hingga cara membawa diri dengan baik di atas panggung. Ia mengikuti sekolah tersebut hingga kelas 6 SD.
Dari pengalaman itu, kepercayaan diri Akila perlahan tumbuh. Ia kemudian mulai mengikuti berbagai kompetisi modeling di sejumlah daerah, mulai dari Kediri hingga Surabaya.
Hampir setiap mengikuti event, Akila berhasil membawa pulang prestasi. Salah satu yang paling berkesan adalah ketika ia mengikuti ajang Top Model Indonesia Jatim pada 2023.
Saat itu, Akila yang baru berusia 13 tahun berhasil meraih gelar Top Model Remaja Wanita Jawa Timur 2023 yang digelar Yayasan Pembina Peraga Mode Indonesia.
Menariknya, Akila menjadi peserta termuda di kategori remaja. Ia harus bersaing dengan puluhan peserta lainnya sebelum akhirnya berhasil menjadi yang terbaik.
“Waktu itu aku paling muda di kategori remaja. Finalisnya sekitar 70-an,” katanya.
Bagi Akila, menjadi juara bukan perkara mudah. Ia harus melawan rasa gugup, terlebih ketika melihat peserta lain yang menurutnya memiliki kemampuan lebih baik.
“Banyak banget yang lebih bagus dari aku. Cuma aku melakukan yang terbaik,” tuturnya.
Prestasi tersebut kemudian berlanjut. Pada 2024, Akila kembali meraih gelar Top Model 2024 dalam ajang pemilihan Miss Teenager Jatim oleh Glamour Look Pageants.
Sementara pada 2026, ia meraih Runner Up Color Model Search 2026 yang digelar Color Model Inc.
Tak hanya di dunia modeling, Akila juga mencoba tantangan baru dengan mengikuti ajang Panji Galuh Kota Kediri 2026. Dalam ajang tersebut, kemampuan peserta tidak hanya dinilai dari penampilan di atas panggung, tetapi juga public speaking dan wawasan.
Akila pun mempersiapkan diri dengan berlatih intonasi, artikulasi dan kemampuan berbicara. Ia juga membiasakan diri mengikuti berbagai berita untuk memperluas wawasan.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil. Akila berhasil dinobatkan sebagai Wakil 2 Galuh Kota Kediri 2026 sekaligus meraih gelar Galuh Favorit.
Bagi Akila, pengalaman mengikuti Panji Galuh memberikan tantangan yang berbeda dibandingkan kompetisi modeling. Ia dituntut tidak hanya percaya diri saat berjalan di atas panggung, tetapi juga mampu berkomunikasi dan memiliki wawasan yang luas.
Selama sekitar enam tahun menekuni modeling, Akila juga menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya saat harus tampil menggunakan sepatu hak tinggi.
Akila terbiasa menggunakan heels setinggi sekitar 15 sentimeter ketika tampil di atas panggung. Namun, penggunaan heels dengan bagian depan yang kurang nyaman terkadang membuatnya kesulitan menjaga keseimbangan.
Ia bahkan pernah terjatuh ke depan saat mengenakan heels.
“Pernah jatuh ke depan karena belajar pakai heels 15 cm saat itu,” ungkapnya.
Meski demikian, pengalaman tersebut tidak membuat Akila menyerah. Ia justru semakin giat berlatih untuk menguasai catwalk dan berbagai teknik penampilan.
Kini, Akila rutin mengikuti sekolah modeling di Surabaya. Setiap Jumat, ia menempuh perjalanan dari Kediri menuju Surabaya untuk berlatih di Famous Modeling School.
Di sana, ia tidak hanya belajar catwalk. Akila juga berlatih memperagakan berbagai aksesori seperti selendang, kipas hingga jaket untuk kebutuhan fashion show.
Perjuangan tersebut mendapat dukungan penuh dari keluarganya.
“Keluarga mendukung banget,” katanya.
Selain mengikuti kompetisi, Akila juga pernah tampil dalam Trans Fashion Week di Surabaya. Saat ini, ia juga tengah mengikuti proses seleksi Graduation Show Universitas Surabaya (Ubaya).
Dari seorang anak yang awalnya ingin mengatasi rasa malu, modeling kini menjadi bagian penting dalam perjalanan Akila. Sederet prestasi yang diraihnya justru membuatnya ingin terus berkembang.
Akila memiliki cita-cita membawa kemampuannya ke level yang lebih tinggi. Ia ingin suatu hari bisa berkarier sebagai model di luar negeri.
“Cita-citaku ingin jadi model di luar negeri,” pungkasnya.kin/mg


Discussion about this post