Kediri – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri mengumpulkan seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu yang bertugas di lingkungan DLHKP. Kegiatan tersebut digelar di Taman Brantas Kota Kediri, Rabu (19/8).
Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat jiwa korsa sekaligus meningkatkan kedisiplinan para pegawai, khususnya yang banyak bekerja di lapangan.
“Tujuannya pertama untuk meningkatkan jiwa korsa antar seluruh P3K paruh waktu yang ada di DLHKP. Kedua, kita melakukan sosialisasi tentang disiplin pegawai,” ujar Indun.
Menurutnya, jumlah pegawai di DLHKP Kota Kediri cukup banyak, mencapai lebih dari 620 orang. Dengan banyaknya pegawai yang bekerja di lapangan, diperlukan penguatan pemahaman mengenai kedisiplinan agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.
Untuk itu, DLHKP turut menghadirkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri untuk memberikan sosialisasi terkait disiplin pegawai.
Indun menegaskan, kedisiplinan pegawai akan berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Harapan saya sebenarnya satu. Seperti yang disampaikan Mbak Wali, kalau teman-teman di lapangan ini disiplin, pasti akan berdampak terhadap pelayanan optimal yang bisa diberikan kepada masyarakat,” katanya.
Pelayanan tersebut mencakup berbagai tugas DLHKP, mulai dari pekerjaan di lapangan, pelayanan di kantor, hingga aktivitas para petugas di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Selain berdampak pada pelayanan, kedisiplinan pegawai juga dinilai memiliki keterkaitan dengan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). DLHKP menjadi salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkontribusi terhadap PAD Kota Kediri.
Indun menyebut target PAD DLHKP pada 2027 dipatok sekitar Rp2,6 miliar. Ia optimistis realisasinya dapat melampaui target tersebut.
Optimisme itu berkaca pada capaian tahun sebelumnya. DLHKP mampu merealisasikan PAD sekitar Rp3,3 miliar atau mencapai 121 persen dari target yang ditetapkan.
“Kalau tahun kemarin realisasi saya Rp3,3 miliar. Jadi capaian saya 121 persen. Tahun ini saya optimistis realisasi PAD kami dari targetnya bisa 120 persen. Harapan saya bisa sama dengan tahun kemarin,” pungkasnya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some










