Kediri – Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Kediri resmi memiliki nahkoda baru. Setelah melalui rangkaian proses seleksi dan pemaparan visi-misi para kandidat, Mochamad Irsyad ditetapkan sebagai Ketua Daerah TDA Kediri 6.0 untuk periode kepengurusan terbaru. Sementara itu, posisi Sekretaris Daerah TDA Kediri 6.0 dipercayakan kepada Imam Nawawi.
Penetapan tersebut diumumkan langsung oleh Ketua Wilayah TDA Jatim 2, Galih Surya, usai seluruh tahapan seleksi selesai dilaksanakan. Proses pemilihan berlangsung dengan mengacu pada aturan organisasi, mulai dari penyampaian visi dan misi, sesi tanya jawab, diskusi, hingga pertimbangan berdasarkan AD/ART dan nilai-nilai (Value) TDA.
“Selamat dan sukses kepada Mas Mochamad Irsyad sebagai Ketua Daerah TDA Kediri 6.0 dan Mas Imam Nawawi sebagai Sekretaris Daerah TDA Kediri 6.0. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat melayani,” ujar Galih Surya dalam pengumuman resminya.
Galih juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota TDA Kediri yang telah berpartisipasi aktif selama proses pemilihan. Menurutnya, kebersamaan seluruh anggota menjadi modal penting untuk membawa TDA Kediri semakin berkembang.
Dalam kepemimpinannya, Mochamad Irsyad mengusung visi “Menjadikan TDA Kediri sebagai rumah bertumbuh yang memberikan dampak positif nyata, serta mewujudkan ekosistem pengusaha yang rukun, kompak, dan bersinergi kuat.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, Irsyad menyiapkan sejumlah misi strategis. Di antaranya memperkuat kolaborasi bisnis yang mempertemukan kebutuhan pasar (supply dan demand), membangun budaya mentorship dan regenerasi pengusaha, menghadirkan program edukasi yang sesuai dengan level usaha anggota, mempercepat adaptasi digital marketing, hingga meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan komunitas.
Tak hanya itu, kepengurusan baru juga telah menyiapkan lima program unggulan atau masterpiece yang menjadi fokus selama masa kepemimpinan. Program tersebut meliputi fasilitasi kolaborasi antara produsen dan marketer, kegiatan Company Visit ke berbagai perusahaan dan sentra industri, pelatihan digital marketing, penyusunan program sesuai level bisnis anggota, serta gerakan “Beli TDA Kediri” untuk mendorong budaya saling mendukung dengan membeli produk sesama anggota dan pelaku usaha lokal.
Irsyad optimistis program-program tersebut mampu memperkuat daya saing anggota sekaligus memperluas jejaring bisnis di Kediri. Melalui kolaborasi yang lebih erat, TDA Kediri diharapkan tidak hanya menjadi komunitas belajar, tetapi juga menjadi rumah bertumbuh yang mampu melahirkan pengusaha-pengusaha tangguh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan kepengurusan baru ini, seluruh anggota TDA Kediri diajak untuk bersama-sama mendukung berbagai program yang akan dijalankan. Semangat “Let’s Go Together” diharapkan menjadi energi baru dalam memperkuat kolaborasi, mempercepat pertumbuhan bisnis anggota, dan menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi dunia usaha di Kota dan Kabupaten Kediri.mg
There is no ads to display, Please add some










