Kediri – Momentum libur sekolah membawa lonjakan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Kediri. Baik layanan kereta api jarak jauh maupun kereta lokal sama-sama mengalami peningkatan signifikan, didominasi penumpang keluarga yang memanfaatkan masa liburan.
Kepala Stasiun Kediri, Sifion Aris Wibowo, mengatakan peningkatan paling mencolok terjadi pada kereta api jarak jauh. Pada hari biasa, jumlah penumpang yang berangkat berkisar 500-600 orang per hari. Namun selama libur sekolah, angkanya meningkat hingga lebih dari 1.000 penumpang setiap hari atau naik sekitar 50 persen.
“Puncak keberangkatan kereta jarak jauh terjadi pada 4 Juli dengan jumlah penumpang mencapai 1.435 orang, sedangkan penumpang yang datang sekitar 1.300 orang,” ujarnya Kamis (9/7).
Mayoritas penumpang kereta jarak jauh menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Sementara untuk kereta lokal, tujuan favorit penumpang adalah Surabaya dan Malang.
Tak hanya kereta jarak jauh, layanan kereta lokal juga mengalami peningkatan sekitar 40 persen. Jika pada hari biasa jumlah penumpang berkisar 1.500 orang, saat akhir pekan masa liburan meningkat menjadi sekitar 2.200 penumpang. Puncaknya terjadi pada Minggu (5/7).
Menurut Sifion, mayoritas penumpang merupakan keluarga yang memanfaatkan libur sekolah untuk berwisata maupun bersilaturahmi ke kampung halaman.
“Sebagian besar yang bepergian adalah orang tua bersama anak-anak karena bertepatan dengan liburan sekolah,” katanya.
Meski terjadi lonjakan penumpang, PT KAI tidak menambah perjalanan kereta api dari Stasiun Kediri. Hingga saat ini, jumlah perjalanan kereta penumpang tetap sebanyak 32 perjalanan setiap hari, terdiri dari kereta lokal dan kereta jarak jauh.
Salah seorang penumpang, Lilik (45), mengaku sengaja mengajak anak-anaknya pulang ke Kediri untuk mengunjungi keluarga sekaligus menikmati suasana kampung halaman setelah lebih dari dua dekade merantau di Batam.
Ia menempuh perjalanan menggunakan kereta api menuju Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Batam. Menurutnya, kereta dipilih karena anak-anak ingin merasakan pengalaman bepergian dengan moda transportasi tersebut.
“Sudah 21 tahun saya tidak pulang. Anak-anak juga ingin mencoba naik kereta. Di Kediri suasananya adem, banyak pegunungan, makanannya juga masih murah dan banyak makanan jadul yang saya kangenin,” pungkasnya.
There is no ads to display, Please add some










