Kediri – Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) PBNU 2026 di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, pada 20 hingga 21 Juni membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi wilayah Kediri Raya.
Ribuan peserta yang terdiri dari pengurus PBNU, ulama, masyayikh, tokoh pemerintah, hingga tamu dari berbagai daerah memadati Kota Kediri selama berlangsungnya agenda nasional tersebut.
Sales Marketing Manager Viva Hotel Kediri Azana Hotels Collection, Andre Made, mengatakan agenda berskala nasional seperti Munas dan Konbes PBNU memberikan dampak positif bagi industri perhotelan.
“Momentum ini meningkatkan pergerakan tamu dari berbagai daerah yang datang untuk mengikuti maupun mendukung rangkaian kegiatan yang berlangsung. Untuk Viva Hotel sendiri, tingkat okupansi mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ujar Andre Jumat (19/6).
Menurutnya, sebelum adanya agenda Munas-Konbes PBNU, tingkat okupansi hotel memang sudah cukup tinggi. Namun kehadiran ribuan peserta semakin meningkatkan permintaan kamar.
“Dengan adanya kegiatan berskala nasional ini, permintaan kamar semakin meningkat sehingga turut mendorong produktivitas dan okupansi hotel menjadi lebih optimal,” katanya.
Lonjakan serupa juga terjadi di Grand Surya Hotel Kediri. Sales Marketing Manager Grand Surya Hotel Kediri, Evita, mengungkapkan seluruh kamar hotel telah terisi penuh selama periode pelaksanaan Munas dan Konbes PBNU.
“Tingkat hunian kamar kami full booking selama pelaksanaan Munas dan Konbes PBNU berlangsung,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Favehotel Kediri juga merasakan dampak langsung dari penyelenggaraan agenda nasional tersebut. Marketing Communication Favehotel Kediri, Muhamad Ikhwanuddin, mengatakan tingkat hunian hotel mengalami peningkatan signifikan hingga seluruh kamar terjual habis.
“Selama pelaksanaan Munas dan Konbes PBNU, okupansi hotel kami mencapai full booked. Banyak tamu yang datang dari berbagai daerah untuk menginap,” kata Ikhwanuddin.
Tingginya okupansi hotel menunjukkan besarnya perputaran ekonomi yang terjadi selama agenda tersebut. Para peserta yang menginap turut menggerakkan sektor lain seperti rumah makan, pusat oleh-oleh, transportasi lokal, hingga pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.
“Kami sangat bersyukur dan menyambut baik kegiatan-kegiatan besar yang diselenggarakan di Kediri karena tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor perhotelan, tetapi juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, pelaku UMKM, transportasi, kuliner, dan sektor pendukung lainnya,” pungkasnya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some










