Kediri – Edukasi tentang pentingnya mengonsumsi makanan bergizi dikemas dengan cara menarik melalui dongeng wayang karton dalam rangkaian Pameran UMKM memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 di Kediri Town Square (Ketos), Kamis (4/6).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 130 siswa TK Kemala Bhayangkari 41-42 Kota Kediri. Anak-anak diajak belajar mengenai pola makan sehat melalui pertunjukan dongeng yang dibawakan Kapolsek Kota Kediri, Kompol Bowo Wicaksono.
Dalam cerita tersebut, dikisahkan seorang anak yang gemar mengonsumsi makanan instan dan enggan makan makanan sehat. Kebiasaan itu membuatnya mudah sakit hingga akhirnya menyadari pentingnya mengonsumsi makanan bergizi.
“Melalui sarana wayang karton ini kami mengambil tema manfaat memakan makanan yang sehat dan bergizi. Ada tokoh anak yang lebih suka makanan instan sehingga sering sakit-sakitan, kemudian dia sadar pentingnya makanan bergizi,” ujar Kompol Bowo.
Untuk memudahkan anak-anak memahami pesan yang disampaikan, tokoh penyakit dan makanan sehat divisualisasikan dalam bentuk raksasa dengan warna berbeda. Raksasa hitam melambangkan penyakit akibat pola makan yang buruk, sedangkan raksasa putih melambangkan makanan sehat dan bergizi.
“Dalam cerita tadi raksasa hitam dan raksasa putih bertarung, kemudian yang menang adalah raksasa putih sebagai simbol makanan sehat dan bergizi,” jelasnya.
Melalui pendekatan tersebut, pihak kepolisian berharap anak-anak lebih tertarik mengonsumsi buah dan sayuran serta memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
“Harapan kami anak-anak ke depan lebih senang mengonsumsi makanan sehat, terutama buah-buahan dan sayur-sayuran demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Ketua Bhayangkari Cabang Polres Kediri Kota, Yeni Anggi, mengatakan kegiatan dongeng menjadi salah satu upaya menanamkan budaya literasi sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan.
Selain pertunjukan dongeng wayang karton, kegiatan juga diramaikan lomba mewarnai dan kunjungan siswa TK Kemala Bhayangkari ke bazar UMKM yang digelar dalam rangka peringatan HKGB ke-74.
Menurut Yeni, materi yang disampaikan dalam dongeng tidak hanya mengenai makanan sehat, tetapi juga memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang penggunaan gawai secara bijak dan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak usia dini.
“Dengan metode bercerita yang interaktif, pesan edukatif lebih mudah diterima oleh anak-anak,” pungkasnya.
There is no ads to display, Please add some










