Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Brigadir Penolong selama dua hari di Omah Sawah, Burengan pada Rabu (13/5). Kegiatan yang diikuti 29 peserta dari pelajar SMA/SMK negeri maupun swasta serta seorang mahasiswa itu difokuskan pada pelatihan kesiapsiagaan dan penanganan keadaan darurat.
Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kota Kediri, Adi Sutrisno mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Kwarcab untuk meningkatkan kemampuan para anggota Brigadir Penolong.
“Ini merupakan kegiatan rutin Kwarcab. Tujuannya pertama brainstorming, yang kedua peningkatan kapasitas Brigadir Penolong,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini Brigadir Penolong belum banyak terlihat di lapangan karena belum mendapat disposisi khusus dalam berbagai kegiatan. Meski demikian, para anggota tetap aktif mengikuti pendampingan kebencanaan bersama Kwarda Jawa Timur serta bergabung dalam operasi SAR bersama Basarnas dan BPBD Kota Kediri.
“Kedepan Brigadir Penolong harus punya kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat, misalnya aksi sosial, kegiatan kebencanaan, sampai pembagian sembako,” tambahnya.
Dalam diklat tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi dan praktik lapangan, mulai dari pertolongan pertama (P3K), teknik evakuasi pada situasi darurat, penanganan bencana, hingga pelatihan pemadaman api ringan dan vertical rescue menggunakan tali.
Selain itu, peserta juga dibekali materi kepramukaan dan kerja tim untuk memperkuat karakter, kepemimpinan, serta kemampuan kolaborasi di lapangan. Materi pengelolaan dapur umum saat kondisi darurat juga menjadi bagian penting dalam pelatihan tersebut.
Adi menjelaskan, kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak sebagai pemateri maupun mitra kolaborasi, di antaranya pengurus Kwarcab dari berbagai bidang, BNN, BPBD, Dinas Sosial, hingga unsur pelatihan kebencanaan lainnya.
“Ke depan kami akan terus berkolaborasi dengan BPBD, BNN, Dinas Sosial dan pihak lainnya agar kegiatan Brigadir Penolong semakin berdampak bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap jumlah anggota Brigadir Penolong terus bertambah dan mampu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana maupun kegiatan sosial kemanusiaan.
“Harapannya jumlah anggota semakin banyak dan bisa benar-benar hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some










