Kediri – Komunitas Kopi Pagi Pecinan Ngangeni (Kopinang) mulai mengajak para pengunjung untuk membangun kebiasaan ramah lingkungan dengan membawa tumbler sendiri saat menghadiri kegiatan mereka.
Langkah ini diambil sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang selama ini masih mendominasi setiap event. Dalam satu kali kegiatan, volume sampah bahkan bisa mencapai enam hingga tujuh kantong besar.
Koordinator Kopinang, Riza, mengatakan gerakan ini lahir dari keresahan terhadap tingginya limbah plastik yang dihasilkan.
“Tujuan utamanya tentu untuk mengurangi limbah plastik. Dari situ akhirnya kita jalankan campaign bawa tumbler dapat diskon,” ujarnya Sabtu (11/4).
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan potongan harga sebesar Rp1.000 bagi pengunjung yang membawa tumbler pribadi. Selain itu, Kopinang juga menyediakan merchandise tumbler yang dijual seharga Rp65 ribu di lokasi acara.
Riza menjelaskan, gagasan ini sebenarnya sudah muncul sejak awal Kopinang berdiri. Pihaknya bahkan sempat mencoba menggunakan paper cup berbahan ampas tebu sebagai alternatif ramah lingkungan. Namun, tingginya biaya produksi membuat opsi tersebut belum dapat diterapkan secara luas.
Seiring berjalannya waktu, penggunaan tumbler dinilai lebih efektif karena dapat digunakan berulang kali. Tren membawa tumbler di kalangan anak muda juga menjadi peluang untuk menyampaikan edukasi dengan cara yang lebih mudah diterima.
Selain mendorong penggunaan tumbler, Kopinang juga mulai mengurangi pemakaian sedotan plastik dan tas kresek dalam setiap kegiatan. Meski begitu, Riza mengakui perubahan kebiasaan ini membutuhkan waktu dan proses adaptasi dari para pengunjung.
“Memang ini gerakan kecil, tapi kami ingin membiasakan dulu. Harapannya, ke depan pengunjung sudah terbiasa membawa tumbler sendiri saat datang ke Kopinang,” tambahnya.
Kegiatan Kopinang sendiri rutin digelar setiap hari Sabtu. Melalui edukasi yang konsisten, termasuk lewat media sosial, komunitas ini berharap kebiasaan sederhana tersebut dapat berkembang menjadi gaya hidup yang lebih peduli lingkungan di tengah masyarakat. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









