Kediri – Cuaca ekstrem disertai angin kencang yang melanda wilayah Kediri menyebabkan kerusakan pada rumah warga tepatnya di RT 1 RW 5 Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri pada Jumat (3/4). Salah satunya dialami Surono, warga setempat, yang harus kehilangan sebagian besar atap rumahnya akibat terpaan angin.
Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras disertai petir besar. Surono mengaku awalnya mendengar suara petir yang cukup keras sebelum akhirnya menyadari bagian atap rumahnya sudah terangkat dan terbawa angin.
“Waktu itu ada petir besar, saya naik ke atas, ternyata atap sudah melayang semua,” ungkapnya Sabtu (4/4).
Ia menjelaskan, bagian atap yang rusak cukup luas, dengan ukuran sekitar 3×4 meter di sisi selatan dan 2×8 meter di bagian utara rumahnya. Saat kejadian, keluarganya berada di dalam rumah, namun beruntung tidak ada korban jiwa.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Tapi atapnya langsung hilang terbawa angin saat hujan turun,” tambahnya.
Surono juga menceritakan, beberapa hari sebelumnya angin kencang sempat terjadi dan hampir menimpa rumahnya. Beruntung saat itu masih tertahan oleh pohon kelapa di sekitar rumah.
Akibat kejadian ini, ia memperkirakan kerugian yang dialami mencapai sekitar Rp15 juta. Untuk perbaikan sementara,
“Kerugian kurang lebih Rp15 juta. Kemarin untuk perbaikan sementara sudah habis sekitar Rp2 juta,” jelasnya.
Ia berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait agar rumahnya bisa segera diperbaiki secara layak, mengingat kondisi saat ini masih rawan bocor ketika hujan turun.
Hal yang sama dialami tetangga Surono yakni Bu Hartini yang atap dapur rumahnya hilang terbawa angin.
“Dapur yang terkena, selain itu juga kamar tapi gentengnya sudah dibetulkan,” pungkasnya.
There is no ads to display, Please add some









