Kediri – Suasana Masjid Agung Kota Kediri di bulan suci Ramadan tampak lebih ramai dari biasanya. Tak hanya dipenuhi jamaah untuk beribadah, masjid kebanggaan warga Kota Kediri ini kini juga menjadi “wisata serambi” bagi masyarakat.
Banyak warga yang biasanya menghabiskan waktu di kafe atau warung kopi untuk bekerja maupun beristirahat, kini memilih beralih ke masjid Sabtu (21/2).
Pantauan di lokasi menunjukkan, sejak pagi hingga sore hari, serambi Masjid Agung Kota Kediri dimanfaatkan warga untuk duduk santai, membaca, hingga menyelesaikan pekerjaan menggunakan gawai. Suasana yang sejuk, tenang, serta nuansa religius menjadi alasan utama mereka memilih masjid sebagai tempat singgah selama berpuasa.
Salah seorang warga, Nadir, yang bekerja di bidang sales, mengaku lebih nyaman beristirahat sekaligus bekerja di Masjid Agung selama Ramadan.
“Kalau puasa, nongkrong di kafe rasanya kurang pas. Di sini lebih tenang, bisa istirahat sambil nunggu waktu kerja berikutnya, sekaligus ibadah,” ujar Nadir.
Menurutnya, bekerja di serambi masjid juga membantu menjaga fokus dan suasana hati selama menjalani aktivitas di bulan puasa. “Tidak terlalu ramai, adem, dan kalau capek bisa sekalian sholat atau baca Al-Qur’an,” tambahnya.
Fenomena ini menjadi gambaran pergeseran kebiasaan masyarakat selama Ramadan. Masjid tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang publik yang nyaman dan inklusif. Pengelola Masjid Agung pun menyambut positif aktivitas tersebut, selama tetap menjaga ketertiban dan kesakralan masjid.
There is no ads to display, Please add some








