Kediri – Untuk memenuhi kebutuhan uang baru menjelang Lebaran 1447 Hijriah, Bank Indonesia Kediri menyiapkan dana sebesar Rp5,3 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp4,9 triliun.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat, mengatakan peningkatan alokasi uang baru tersebut seiring dengan pertumbuhan perekonomian nasional serta meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Besaran ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebesar Rp4,9 triliun,” kata Yayat saat menghadiri Bazaar Pangan Ramadan di GOR Jayabaya, Kota Kediri, Sabtu (7/3).
Ia menjelaskan, tren kenaikan penukaran uang baru juga dipicu meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, tradisi berbagi saat Lebaran membuat permintaan uang pecahan baru terus bertambah.
“Faktor lainnya karena mendekati Lebaran kebutuhan masyarakat terhadap uang baru juga meningkat. Hal ini juga menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat untuk berbagi dengan sesama semakin tinggi,” ujarnya.
Yayat berharap distribusi uang baru yang dilakukan Bank Indonesia Kediri dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kediri dan sekitarnya sehingga perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan lancar.
“Semoga uang baru yang kami distribusikan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat sehingga mereka dapat berlebaran dengan tenang,” katanya.
Sementara itu, Ika, warga Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri, mengaku proses penukaran uang baru melalui layanan aplikasi Bank Indonesia cukup mudah dan cepat.
“Setelah daftar di aplikasi, hari ini saya bisa menukar uang di GOR Jayabaya. Alhamdulillah prosesnya lancar dan tidak perlu antre lama,” katanya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some









