Kediri – Tiga wanita pemandu lagu satu di antaranya, Imei Bela (nama panggilan), meninggal dunia. Sementara dua rekan korban, Giska dan Hilmi (juga nama panggilan), kini masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan, Kota Kediri.
Ketiganya dibawah ke RS usai menemani sejumlah tamunya pesta minumen keras di salah satu tempat karaoke yang berada di wilayah Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri .
“Diagnosis dari dokter menyatakan adanya intoxikasi alkohol ataupun keracunan minuman keras pada ketiga korban. Untuk saat ini satu orang korban menyatakan telah meninggal dunia dan sudah dilakukan pemakaman, kemudian dua orang masih dilakukan perawatan intensif di rumah sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan, Kota Kediri,” terang Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Cipto Dwi Leksana.
Pihak kepolisian juga mengambil langkah tegas dengan mengamankan barang bukti berupa minuman keras dan rekaman CCTV. Miras yang dikonsumsi korban diduga berasal dari tempat karaoke dan juga dibawa dari luar, dengan dugaan salah satunya adalah miras oplosan.
Polisi akan melakukan uji laboratorium untuk memastikan kandungan dari miras tersebut, khususnya dugaan adanya miras oplosan yang dibawa dari luar. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif, dan semua pihak terkait, termasuk saksi-saksi yang berada di lokasi, akan dimintai keterangan lebih lanjut.
“Nanti terhadap barang bukti yang ada berupa miras, kita akan lakukan uji laboratorium untuk mengetahui adanya dugaan terhadap kandungan yang ada pada minuman keras yang dikonsumsi oleh para korban. Selanjutnya nanti juga kita akan lakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh saksi-saksi yang ada pada peristiwa yang terjadi kali ini,” pungkasnya.
There is no ads to display, Please add some










