Kediri – Jumlah korban meninggal dunia akibat dugaan keracunan minuman keras (miras) oplosan di Kabupaten Kediri kembali bertambah. Peristiwa ini terjadi usai sebuah acara hiburan sound horeg di Desa Gedangan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.
Ahsin Humas RSKK, menyampaikan bahwa korban yang sebelumnya sempat dirawat intensif di ICU Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK), yakni Agung Winarko (28), dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (29/7) pukul 17.36 WIB.
Dengan bertambahnya korban ini, total ada tiga orang yang meninggal dunia akibat dugaan keracunan miras oplosan.
Tiga korban meninggal tersebut adalah Purnomo, Deta Wirapratma dan Agung Winarko yang merupakan kakak beradik. Sebelumnya, Deta dinyatakan meninggal pada Selasa dini hari sekitar pukul 04.30 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RSKK.
Ia juga menjelaskan bahwa pada Selasa malam, rumah sakit kembali menerima satu pasien baru yang diduga mengalami gejala serupa. Korban terbaru merupakan salah satu orang yang ikut pesta miras pada saat acara sound horeg.
“Pasien baru bernama Agus Mulyono masuk IGD RSKK pada 29 Juli pukul 19.39 WIB dan kemudian dipindahkan ke ruang Bugenvil sekitar pukul 22.00 WIB untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” jelas Ahsin. kin/mg
There is no ads to display, Please add some








