• BERITA KEDIRI – Referensi Kediri Raya
  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Rabu, September 2, 2026
  • Login
BERITA KEDIRI
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
BERITA KEDIRI
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Alissa Wahid Sebut Pencegahan Kekerasan di Pesantren Harus Menjadi Gerakan Bersama

redaksi by redaksi
Juli 16, 2026
in Peristiwa
0
Alissa Wahid Sebut Pencegahan Kekerasan di Pesantren Harus Menjadi Gerakan Bersama

Yogyakarta – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Hj. Alissa Wahid, S.Psi., M.Sc., Psikolog menegaskan bahwa upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren harus dibangun sebagai sebuah gerakan bersama, bukan sekadar program atau kegiatan yang bersifat sesaat.

Menurutnya, perubahan budaya di pesantren hanya dapat terwujud apabila melibatkan banyak pihak dan dilakukan secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Nyai Alissa saat menyampaikan materi Overview Training of Trainers (ToT) Pelatihan Musyrif-Musyrifah yang diselenggarakan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) bersama Satuan Penanggulangan Kekerasan di Pesantren (SAKA) PBNU di Hotel Cavinton, Yogyakarta, Kamis (16/7/2026).

Menurut Nyai Alissa, sebuah gerakan tidak dapat bergantung pada segelintir orang, melainkan harus mampu melampaui para penggeraknya agar dapat tumbuh dan memberikan dampak yang lebih luas.

“Gerakan itu hanya akan berjalan kalau melampaui batas penggeraknya. Kalau hanya digerakkan oleh satu atau dua orang, itu belum menjadi gerakan, tetapi baru sebatas inisiatif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Training of Trainers menjadi salah satu strategi PBNU untuk memperluas Gerakan Nasional Pesantrenku Aman melalui penguatan kapasitas musyrif, musyrifah, pengasuh, dan pendidik pesantren. Para peserta diharapkan tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menjadi fasilitator yang menggerakkan perubahan di lingkungan pesantren masing-masing.mg


There is no ads to display, Please add some
Tags: Pondok pesantren
Advertisement Banner
redaksi

redaksi

BERITA KEDIRI

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.

© www.beritakediri.com - Referensi Kediri Raya

BeritaKediri.com

  • BERITA KEDIRI – Referensi Kediri Raya
  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
BERITA KEDIRI

No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In