Kediri – Pembagian daging kurban di Masjid Masjid Al-Khalid tahun ini dilakukan dengan menggunakan wadah besek bambu dan daun jati guna mengurangi penggunaan limbah plastik.
Ketua takmir masjid Slamet, mengatakan penggunaan besek dan daun jati merupakan tindak lanjut anjuran pemerintah sekaligus upaya menjaga kualitas daging agar lebih awet dan tetap segar saat diterima warga.
“Tahun ini untuk hewan kurban ada 8 sapi dan 19 kambing. Pembagian daging diprioritaskan untuk warga sekitar lingkungan Masjid Al-Khalid terlebih dahulu, radius 50 sampai 100 meter,” ujarnya Rabu (27/5).
Menurutnya, penggunaan besek dan daun jati dinilai lebih baik dibanding wadah plastik atau mika. Selain ramah lingkungan, wadah alami tersebut membuat daging tetap segar lebih lama.
“Kalau menggunakan besek dan daun jati, daging lebih fresh dan tahan lama. Kalau mika tidak dimasukkan freezer biasanya lebih cepat berubah,” jelasnya.
Dari total hewan kurban yang disembelih, panitia menyiapkan sekitar 908 paket daging kurban.
“Sebanyak 568 paket dibagikan melalui kupon, sementara sisanya disalurkan kepada warga yang belum mendapatkan kupon agar pembagian merata,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









