Antisipasi Lonjakan COVID-19, Gedung Panti Wreda Diresmikan

Supri

Kediri- Antisipasi lonjakan pasien COVID-19 yang terjadi beberapa waktu lalu di Kota Kediri, khususnya pada warga lanjut usia di Panti Wreda. Anggota DPRD Kota Kediri bangun dan resmikan gedung yang memiliki berbagai fungsi.

Adalah  Nadya Regina Suwono, anggota DPRD Kota Kediri dari Partai PDI Perjuangan meresmikan gedung Panti Wredha Santo Yoseph di Jalan Dandangan II, No. 29, Dandangan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Jawa Timur.

Keterangan wakil rakyat termuda di Kota Kediri itu menjelaskan, keberadaan gedung di Panti Wredha Santo Yoseph, memang sangat dinantikan. Mengingat, saat kasus COVID-19 melonjak beberapa bulan lalu, para Lansia yang bermukim ditempat tersebut, tidak mendapatkan ruangan di rumah sakit.

"Keberadaan gedung Panti Wredha Santo Yoseph ini sudah lama dinanti oleh penghuni maupun pengelola yayasan. Acuanya, mengantiisipasi membludaknya pasien COVID-19 yang tidak bisa kita prediksi. Lalu, tambahan ruangan bagi para Lansia agar mereka nyaman, ruangan ini juga dapat berfungsi sebagai ruang perawatan medis," ucap Mbak Rere, sapaan akrab anggota DPRD Kota Kediri, Regina Nadya Suwono. Minggu (30/1/2022).

Mbak Rere juga menguraikan, dengan terealisasinya pembangunan gedung Panti Wredha Santo Yoseph, pihaknya mengucapkan terima kasih terhadap semua pihak yang mendukung, utamanya Dinas PUPR Kota Kediri.

" Rasa haru, ini yang saya rasakan hingga gedung ini bisa terwujud. Dimana, perjuangan yang memakan waktu setahun bisa terwujud. Dan, gedung ini mampu menampung 12 orang atau bad, dengan standarisasi rumah sakit. Ini wujud kami terhadap para Lansia yang sudah tidak mempunyai keluarga" pungkasnya.

Di lokasi yang sama, Suster Clara, Ketua Yayasan Panti Wredha Santo Yoseph, mengungkapkan, pihaknya sangat berterima kasih dengan perjuangan Mbak Rere, hingga pembangunan gedung bisa terealisasi dan berdiri megah.

" Pembangunan gedung, memang menjawab kekuatiran akan lonjakan Covid-19 yang tidak bisa kita prediksi. Hal ini pernah kami rasakan, saat 18 Lansia dari total 30 Lansia yang bermukim di Panti Wredha Santo Yoseph terkena Covid-19, beberapa waktu lalu dan tidak mendapatkan ruangan di rumah sakit," ucap Suster Clara.

Berangkat dari situlah, kata Suster Clara, pembangunan gedung Panti Wredha Santo Yoseph, diwujudkan. Baginya, ini merupakan anugerah tak terhingga hingga bisa mempunyai gedung yang fasilitasnya layaknya rumah sakit.