Relawan IKASMADA, Berbagi Paket Isoman Sambil Naik Motor Bersama Istri

 

Tusiana Agung '91 Relawan Task Force COVID-19 IKASMADA Bersama Istri Naik Sepeda Motor Mengantarkan Paket Makanan IKASMADA, Untuk Warga Isoman *foto Istimewa

Wahyu Dadi

Kediri- Dilandasi panggilan hati untuk menolong sesama, Tusiana Agung alumni SMADA Tahun 1991 menjadi anggota relawan Task Force COVID-19 (TFC19) IKASMADA.

 Bahkan saat bertugas Tusiana bersama istrinya mengunjungi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri dengan mengendarai sepeda motor bersama istri.  

"Koyok pacaran ben romantis boncengan sepertu masa muda," ucap Mas Tus sambil tersenyum.

Mas Tus, sapaan akrab sesama rekan relawan TFC19 IKASMADA terhadap Tusiana Agung. Meskipun memiliki kesibukan wiraswasta, dan  kepala rumah tangga dari 3 orang anak dan seorang istri, Tusiana sangat berkomitmen membantu sesama.

Khususnya menjadi relawan TFC19 dalam memberikan bantuan terhadap alumni SMADA Kediri yang sedang terpapar COVID-19 dan menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Ini merupakan panggilan hati mas, bermanfaat bagi sesama membantu sebisanya. Terutama bagi saudara kita yang sedang terpapar COVID-19. Itulah relawan," kata Tusiana Agung. Kamis (12/8/2021).

Bagi Mas Tus, selama menjadi relawan Task Force COVID-19 IKASMADA hal yang paling menyedihkan dan membuat hatinya "trenyuh" adalah saat mendapat kabar adanya warga alumni SMADA dan baru saja ia berikan bantuan dari IKASMADA, meninggal dunia atau dalam kondisi kritis dalam perawatan medis.

Begitu pula sebaliknya, hal sangat menggembirakan adalah ketika ia dan relawan TFC19 IKASMADA mendapatkan kabar warga Isoman biasa ia bantu sembuh dan dinyatakan membaik kondisinya dari paparan COVID-19.

"Sedih sekali, saat kami relawan TFC19 IKASMADA mendengar kabar adanya warga atau keluarga IKASMADA yang baru saja kita bantu dengan paket makanan, vitamin dan hand sanitizer meninggal dunia atau kritis dan dirawat di rumah sakit. Senengnya itu saat mendengar dan melihat teman2 isoman sembuh dan tersenyum bahagia," imbuh Tusiana.

Harapan dan kekhawatiran Mas Tus pun juga hinggap di lubuk hatinya yang paling dalam saat bertugas sebagai relawan, yaitu bahaya paparan COVID-19. Namun ia dan relawan TFC19 hanya bisa melakukan ikhtiyar, berusaha dan berdoa dengan melaksanakan protokol kesehatan ketat saat melakukan tugasnya.

"Bismillah semoga tidak terpapar dengan menerapkan protkes ketat, masker double, jaga jarak dan semprot handsanitiser ketika meninggalkan lokasi. Selain itu saya dan tim relawan TFC19 IKASMADA berharap semoga bisa memberi manfaat ke masyarakat dan semoga pandemi ini berlalu," pungkas Mas Tus.

Inilah wujud nyata Ikatan Keluarga Alumni SMADA Kediri (IKASMADA) dalam membantu dan memberikan manfaat kepada sesama dimasa pandemi COVID-19 yang masih cukup tinggi di wilayah Kediri.

Anda ingin bergabung bersama dan membantu memberikan manfaat kepada sesama, silahkan melihat dan mengunjungi akun Instagram kami : IKASMADA dan Facebook kami : IKASMADAKEDIRI

Anda SMADA Kita Saudara, dan karena kita saudara kita bersama berbuat kebaikan dan membawa manfaat bagi sesama, IKASMADA BERBAGI.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »