Ortunya Meninggal, Ini Yang Dilakukan Relawan IKASMADA Menghibur Anaknya


Tim Relawan

Kediri- Belum kering air mata dan duka keluarga Rudy Rachmanto alumni SMADA Kediri Tahun 92, kini rasa duka itu kembali menggelayuti kediamannya.

Setelah beberapa hari yang lalu Istri dari Rudy Rachmanto meninggal dunia terpapar COVID-19, hari ini Rabu (4/8/2021) sekitar pukul 14.00 WIB Rudy Rachmanto mengehembuskan nafas terakhirnya di RSKK Kediri juga akibat COVID-19.

Mendapat kabar tersebut Tyas Rahayu '94 salah seorang relawan Satgas COVID-19  IKASMADA langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan IKASMADA dan relawan lainnya untuk segera melakukan tindakan cepat dan tepat. Hal tersebut sangat beralasan karena Rudy Rachmanto yang tinggal di Desa Kweden Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri meninggalkan 3 orang buah hatinya.

Sekitar pukul 15.00 WIB, tim relawan IKASMADA  yang diwakili oleh Mas Tusiana, Reno, Ocky langsung bergerak menuju rumah duka, untuk mencari informasi keberadaan anak alamrhum yang sedang menjalani isolasi mandiri.

"Jadi tadi saya mendapat kabar dari tetangga Mas Rudy bahwa beliau meninggal dunia. Karena sebelumnya saya dan tim sempat takziyah dan memberikan tali asih saat istrinya meninggal dunia. Saya memberikan nomer telepon saya ke tetangga, sehingga tadi saya dihubungi tetangganya," kata Tyas Rahayu. Rabu (4/8/2021)

"Akhirnya Mas Tusiana, Dik Ocky dan Dik Reno langsung berkoordinasi ke rumah duka, dengan tetangga bagaimana kondisi anak almarhum serta dibantu mba Raya terkait kondisi jenasah. Alhamdulillah kedua anak almarhum yang positif dalam keadaan sehat, sedangkan 1 anak lagi sedang bersama keluarga almarhum dan berstatus negatif," imbuh Tyas.

Berkat kerja cepat, tepat dan terkoordinasi, relawan IKASMADA berhasil menemui anak almarhum dan sempat menghiburnya dengan memberikan sejumlah jajanan dan mainan agar kondisi psikisnya terjaga.

"Saya merasa kasihan dan trenyuh melihat kondisi anak almarhum yang masih polos dan dalam kondisi isoman. Hanya dijaga dan ditemani tetangga almarhum di halaman rumahnya. Alhamdulillah tadi sudah fix jenasah akan dimakamkan dan sesuai protokol kesehatan. Semoga jajanan dan mainan yang tidak seberapa tadi dapat menghibur anak almarhum," jelas Reno.

Sementara itu Ketua Harian IKASMADA Ferry Djatmiko menjelaskan bahwa sosok almarhum merupakan seorang  yang sederhana, baik hati dan ramah terhadap semua orang. 

"Almarhum merupakan sosok yang baik, rendah hati. Kebetulan juga beliau adalah alumni SMADA Kediri. Anda SMADA Kita Saudara, dan karena kita saudara kita bersama berbuat kebaikan dan membawa manfaat bagi sesama," pungkas Ferry.

Inilah wujud nyata Ikatan Keluarga Alumni SMADA Kediri (IKASMADA) dalam membantu dan memberikan manfaat kepada sesama dimasa pandemi COVID-19 yang masih cukup tinggi di wilayah Kediri.

Anda ingin bergabung bersama dan membantu memberikan manfaat kepada sesama, silahkan melihat dan mengunjungi akun Instagram kami : IKASMADA dan Facebook kami : IKASMADAKEDIRI

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
5 Agustus 2021 14.00 delete

Semoga dari KPAI segera ambil langkah disamping keluarga terdekat yg mengurus anak2 setiap hari dibantu RT RW dan alumni Smada.

Reply
avatar