Pengurus Seknas Jokowi Kediri Resmi Dilantik



Pelantikan Pengurus Seknas Jokowi Kota-Kabupaten Kediri
*foto istimewa

Wahyu Dadi.

Kediri- Pengurus Sekertariat Nasional Jokowi Kota-Kabupaten Kediri telah resmi dilantik. Pelantikan langsung oleh Ketua Umum Seknas Jokowi, Muhammad Yamin dan Sekjen Seknas Dedy Mawardi. Sabtu, (8/12/2018).

Ketua Seknas Jokowi Kota-Kabupaten Kediri, Dian Widi Asmoro mengatakan, selain pelantikan pengurus, dalam acara tersebut juga dilaksanakan deklarasi bersama untuk kemenangan pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.

"Komitmen kita untuk memenangkan pasangan nomor urut 1, Jokowi-Ma’ruf. Sesuai target yakni 70 persen. Tapi kita upayakan melampaui target tersebut,” jelas Dian Widi. Sabtu, (8/12/2018).


Dian Widi menyampaikan, paska pelantikan dan deklarasi, seluruh komponen akan bergerak dan menyasar seluruh elemen.

“Langkah awal kita akan mulai menyerap aspirasi dari masyarakat. Baik melalui posko Seknas Jokowi maupun turun langsung ke masyarakat,” imbuh Dian.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh puluhan relawan Jokowi tersebut, juga digelar acara bedah buku berjudul Indonesia Optimis, oleh Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS), Ngasiman Djoyonegoro

Imigrasi Kediri Resmikan Ruang Media Center


Kakanwil Hukum Ham Jawa Timur, Susy Susilowati didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kediri Rakha S Purnama Meresmikan Ruang Media Center 

Wahyu Dadi

Kediri- Peresmian Ruang Media Center dan  ruang pelayanan ibu menyusui, tempat bermain anak, serta untuk disabilitas merupakan salah satu inovasi dan kreasi demi memberikan pelayanam terbaik bagi masyarakat Kediri oleh Kantor Imigrasi Kelas III Kediri.

Seperti yang diutarakan oleh Kepala Kantor Wilayah Hukum Dan HAM Wilayah Jawa Timur Susy Susilowati kepada wartawan. Kantor Imigrasi Kediri selalu terdepan melengkapi fasilitas. Sekarang ini Media Center. Media Center ini kita tahu sangat dibutuhkan.

Karena berbagai informasi kan harus dipublish ke publik, terutama informasi-informasi yang wajib diketahui oleh publik. Apa kegiatan imigrasi, selain kegiatan rutin melayani paspor dan mengawasi orang asing," jelas Susy Susilawati usai meresmikan Ruang Media Center Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kediri, Kamis (6/12/2018).

Ruang Media Center di Kantor Imigrasi Kediri ini juga bisa dijadikan sebagai tempat berdiskusi untuk para insan media, dalam menyampaikan informasi yang dibutuhkan oleh publik dan tempat mengolah data untuk disampaikan ke publik.

"Di Kantor Imigrasi ini ternyata juga sudah membuat aplikasi berbagai kegiatan dengan mudah dikuantitatifkan, sehingga mudah untuk diketahui, seperti setiap hari PNBP dari paspor berapa, kemudian pelaporan WNA itu berapa. Setiap saat setiap detik bisa diketahui," imbuh Susy.

Menurut Susy, fasilitas di Kantor Imigrasi Kediri ini baru pertama ada di Unit Pelaksana Teknis di Jawa Timur. Inovasi ini mendapatkan penghargaan langsung oleh Kementerian Hukum dan HAM RI. Penghargaan akan diserahkan kepada Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Kediri, Rakha Sukma Purnama, pada 10 Desember 2018 mendatang.

"Kantor Imigrasi Kediri ini kecil, tetapi ternyata memiliki fasilitas yang lengkap. Sehingga wajar apabila berbagai prestasi berhasil diraih dan diberikan penghargaan. Kami berharap semua unit pelaksanana teknis baik, imigasi maupun pemasyarakatan di Jatim nantinya memiliki Media Center sepeti ini dan kelengkapan peralatannya, sehingga hak masyarakat untuk mendapat informasi sesuai UU KIP ini bisa berjalan," tutupnya.

Ratusan Kepala Desa di Pemkab Kediri Desak Pengisian Jabatan Diwarnai Kericuhan


Saling dorong dan adu mulut warnai unjuk rasa Kepala Desa Di Kantor Pemkab Kediri ,Kamis (6/12/2018)

Wahyu Dadi

Kediri- 100 an Kepala Desa (Kades) dan perangkat dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Kediri yang berlangsung di Kantor Pemkab Kediri sempat diwarnai kericuhan. 

Kericuhan bermula saat beberapa kades ingin bertemu dan memasuki ruangan Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, namun dihalangi oleh pihak keamanan yang berjaga. Tak ayal, aksi saling dorong terjadi antara Satpol PP - Kades.

Kericuhan tak sempat berlangsung lama karena dengan sigap pihak keamanan dan koordinator keamanan aksi  kades melerai tindakan saling dorong tersebut.

Seperti yang diutarakan oleh Johansyah Iwan Kepala Desa Klampitan Kecamatan Purwoasri yang sekaligus menjadi salah satu Koordinator aksi menjelaskan, kedatangan para kepala desa di Kantor Pemkab tersebut tak lain adalah agar pemkab melaksanakan pemilihan dan pengangkatan kepala dan perangkat desa, karena sudah 6 bulan terdapat kekosongan jabatan perangkat dan kepala desa.

"Perangkat desa kita banyak banyak yang kosong, pekerjaan kita dituntut untuk cepat dan baik, kita kekurangan perangkat desa, sementara kita tidak diperbolehkan mengangkat perangkat desa padahal sudah ada Judical Review terkait hal itu, tetapi bupati belum memberikan perbup soal peraturannya," ucap Johansyah.

Menurut Johansyah, pihaknya meminta agar Bupati Kediri sesegera mungkin mengeluarkan Perbup rekrutmen perangkat desa agar kembali ke aturan semula yang memperbolehkan kepala desa merekrut perangkat desa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Kediri Satirin mengatakan, pihak pemerintah daerah akan segera menindak lanjuti tuntutan para kepala desa tersebut.

"Soal perubahan, itu wewenang Kemendagri sebenarnya, makanya besok kita sepakat akan mengambil surat rekomendasi di kemendagri bersama beberapa perwakilan kades agar mereka tahu bagaimana tugas kita disana, dan di hari minggunya kita akan mereview surat keputusan dari Kemndagri," jelas Satirin.

Polres Kediri Beri Pengetahuan Lalu Lintas Kepada Anak Usia Dini

Polisi Sahabat Anak Kasalantas Polres Kediri AKP Hendry Ibnu Indarto, S.H., S.I.K.  bersama anggotanya memberi pengetahuan soal berlalu lintas kepada anak usia dini  *foto istimewa

Wahyu Dadi

Kediri- Mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas serta upaya memperkenalkan ilmu pengetahuan tentang lalu lintas sedari dini, Satlantas Polres Kediri menggelar kegiatan "Polisi Sahabat Anak".

Acara bertempat di lapangan Indoor Mapolres Kediri (1/12/2018). Dalam Kegiatan ini diikuti 245 Murid Taman Kanak-kanak dengan didampingi para guru.

Peserta Polisi Sahabat Anak berasal dari TK Kusuma Mulia I & II, TK AL-Hidayah Bakti III, TK Tabitha PWKI I & II Pare dan TK Dharma Wanita Bendo.

Kegiatan ini dipimpin langsung Oleh Kasat Lantas Polres Kediri AKP Hendry Ibnu Indarto, S.H., S.I.K. dengan sejumlah anggota satlantas Polres Kediri.

Anggota Polwan Satlantas Polres Kediri tak hanya memberikan materi pengenalan tentang macam-macam fungsi yang ada di Kepolisian namun juga memberikan pengetahuan tentang rambu dan lambang lalu lintas.

 “Kegiatan Polisi sahabat anak ini dilaksanakan untuk menanamkan kecintaan anak-anak kepada polisi. Selain itu, diharapkan anak-anak kelak bisa lebih disiplin dan mematuhi segala peraturan lalu lintas. Sambil belajar ini diharapkan memberikan pengetahuan kepada anak usia dini tentang rambu-rambu lalu lintas. Dengan harapan anak lebih mengenal bagaimana polisi dalam menjalankan tugasnya”. jelas Hendry. Sabtu, (1/12/2018).



Senada dengan Kasatlantas Polres Kediri, Kapolres Kediri AKBP Ronny Faisol menjelaskan anggota satlantas Polres kediri menggunakan sarana Boneka Semeru yang menceritakan kehidupan sehari-hari anak. Melalui sarana Boneka Semeru itu yang diperankan anggota Satlantas, sehingga siswa TK lebih tertarik dalam menerima pengetahuan soal lalu lintas.


 “Dengan memberikan pemahaman pendidikan tertib lalulintas sejak dini supaya mudah diingat. Kelak dewasa nanti mereka lebih menyadari pentingnya keselamatan serta patuh dan tertib dalam berlalu lintas di jalan raya.”  pungkas Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful faton, S.I.K.